biaya bangun rumah
biaya bangun rumah

Rincian Biaya Bangun Rumah Minimalis untuk Milenial

29 Desember 2021 | Hunian Impian | 1008 views

Memiliki rumah impian tidak hanya soal membelinya lewat developer baik secara kontan atau KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Tapi, Anda juga bisa membangun rumah sendiri setelah memiliki tanah. Jika tertarik untuk membangun rumah, dibutuhkan rincian detail mengenai biaya bangun rumah. Estimasi biaya bangun rumah memiliki peranan penting agar proses pembangunan bisa tetap berjalan. Bagi Anda generasi milenial yang ingin memiliki rumah minimalis, berikut estimasi biaya bangun rumah serta tips sederhana yang perlu diketahui. 

Besar Biaya yang Dibutuhkan untuk Membayar Tenaga Kerja 

Selama ini, sistem yang berlaku ketika membangun rumah bagi tenaga kerja adalah dibayar harian, borongan jasa, dan borongan penuh. Kisarannya berbeda-beda tergantung wilayah yaitu mulai dari Rp100 ribu per harinya. Biaya borongan jasa bisa berkisar mulai dari Rp600 ribu per meter persegi. Sedangkan biaya borongan penuh biaya yang dibutuhkan sekitar Rp3 juta per meter persegi. 

Biaya yang dikeluarkan untuk tenaga kerja profesional bisa memakan pos anggaran yang cukup besar. Jika Anda memiliki teman atau kerabat yang terbiasa bekerja dalam membangun rumah, seperti mandor dan lainnya, bisa diajak untuk bekerjasama. Melakukan negosiasi bersama-sama dalam hal biaya tentu dapat menguntungkan Anda. 

Luas Tanah dan Bangunan 

Jika ingin membangun rumah minimalis tipe 21/60, akan membutuhkan tanah seluas 60 meter persegi dan harga tanah di lokasi incaran. Misalnya untuk Kota Jakarta, kisarannya mulai dari Rp2.000.000 per meter persegi. Sehingga, biaya yang dibutuhkan untuk membeli tanah yaitu Rp2.000.000 x 60 = Rp120.000.000. 

Selanjutnya, Anda bisa menyiapkan estimasi biaya bangunan untuk pembelian material, seperti pasir, batu bata, semen, genteng, keramik, dan lain sebagainya. Biaya yang disiapkan tentu berbeda-beda dan Anda perlu mengkomunikasikannya dengan kepala dari tenaga pekerja atau yang bertanggung jawab dalam proses pembangunan. 

Agar lebih hemat, pertimbangkan juga soal pemilihan bahan baku. Namun, tetap tidak mengesampingkan kualitas agar bangunan tetap kokoh. Pilihlah semen yang tepat seperti Semen Tiga Roda untuk menghindari kerusakan dan memperpanjang masa bangunan. 

Memperhatikan Lokasi Lahan Pembangunan Rumah

Harga tanah sangat menentukan pada total keseluruhan biaya. Semakin strategis lokasinya, semakin besar juga biaya bangun rumah yang dipersiapkan. Perlu diketahui, pilihlah lokasi rumah dengan seksama dan buatlah estimasi biaya bangun rumah yang sesuai dengan kemampuan Anda. 

Mempersiapkan Biaya Lain-Lain

Biasanya, dalam proses pembangunan ada beberapa perubahan yang dilakukan, seperti membangun taman, ornamen, dan sejenisnya. Tentunya, perlu melakukan perhitungan berapa estimasi biaya bangunan yang harus dipersiapkan. Agar lebih aman, Anda dapat menetapkan sebesar 10% dari keseluruhan total anggaran. Perkiraan biaya bisa berubah-ubah tergantung harga di pasaran dan material yang akan digunakan. 

Membangun rumah dengan konsep minimalis merupakan salah satu solusi untuk menekan besarnya biaya yang dibutuhkan. Anda harus tetap cermat dalam membuat rincian biaya bangun rumah agar tidak terjadi pemborosan yang bisa menyebabkan pembengkakan anggaran. Selalu memperhatikan perkembangan informasi harga terkait harga tanah, material, atau tarif pekerja akan memudahkan Anda dalam membuat estimasi biaya bangun rumah. 

Perlu dicatat, pemilihan material juga menjadi faktor penting untuk menekan biaya bangun rumah. Seperti Semen Tiga Roda yang menyediakan berbagai pilihan semen dengan mutu terjamin dan material yang tidak mudah retak. Rumah Anda akan terhindar dari kerusakan dan lebih kokoh. 

 


Berita Lainnya