7 Jenis Bahan Bangunan yang Sering Digunakan Dalam Konstruksi

02 Maret 2021 | Hunian Impian | 2546 views

Sebelum merancang konstruksi rumah atau bangunan, ada baiknya Anda mengetahui lebih dulu jenis bahan bangunan apa saja yang ada dan dibutuhkan. Sebagai orang awam, hal ini sangatlah penting untuk mengantisipasi adanya kecurangan dari pihak developer ataupun pemborong selama proses konstruksi nanti. 

Selain menambah wawasan, mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pembangunan nanti, dengan mengetahui jenis bahan bangunan, maka Anda bisa memilih bahan mana yang cocok untuk hunian nanti. Ini dia jenis bahan bangunan yang paling sering digunakan untuk konstruksi!

1. Batu Bata

Bicara tentang jenis bahan bangunan, tentu saja tak bisa lepas dari batu bata. Sejak dulu kala, batu bata digunakan sebagai bahan utama untuk membangun rumah. Namun seiring perkembangan teknologi, popularitas batu-bata mulai digantikan oleh gypsum atau bambu. Bambu dan gypsum digunakan untuk menyusun dinding agar konstruksi bangunan kokoh. 

2. Lumpur dan Tanah Liat

Mungkin jenis bahan bangunan ini masih cukup asing bagi Anda. Akan tetapi sesungguhnya lumpur dan tanah liat memiliki peranan penting dalam sebuah konstruksi. Lumpur dan tanah liat berfungsi untuk menahan panas, yang kemudian dilepaskan dari waktu ke waktu. Sehingga para penghuni rumah nantinya tidak akan merasakan perubahan temperatur yang mendadak. 

3. Batu

Ini adalah jenis bahan banguan yang paling mudah ditemui dimana saja. Ada banyak jenis batu yang digunakan dalam sebuah konstruksi bangunan, penggunaannya tergantung tujuan konstruksi itu sendiri. Bukan hanya itu, batu adalah bahan bangunan dengan usia paling tua karena sudah digunakan sejak dulu oleh manusia untuk membangun. Meskipun berat dan kaku, kepadatan batu yang kokoh bisa memberikan perlindungan menyeluruh pada sebuah konstruksi bangunan. 

4. Kayu 

Berbeda dengan batu, kayu punya berat yang bisa disesuaikan namun masih tetap kokoh meski dibengkokkan, dan menjadi semakin kokoh saat dipadatkan secara vertikal.  Kayu adalah jenis bahan bangunan yang cocok untuk segala musim, digunakan untuk bahan konstruksi ataupun dekorasi. Dalam konstruksi bangunan rumah, kayu digunakan untuk menopang bagian atap. 

5. Kaca

Kaca adalah elemen penting yang digunakan untuk bahan jendela atau untuk pelapis pada ventilasi rumah.  Materialnya berwarna bening, dan tipis sehingga membuat para penghuni rumah mendapatkan cahaya matahari dari luar tapi tetap bisa terlindungi dari dampak buruk cuaca. Berkat canggihnya teknologi masa kini, kaca bisa menjelma menjadi semacam tirai yang mampu menutupi permukaan bangunan. Kaca juga digunakan sebagai sunroof atau skylight pada hunian masa kini untuk mendapatkan cahaya yang cukup dan pemandangan malam yang cantik. 

6. Pipa 

Pipa memang tidak termasuk dalam komponen untuk membentuk atap, dinding, atau pondasi. Akan tetapi pipa punya peran penting dalam sebuah konstruksi. Pipa digunakan untuk menghubungkan saluran air atau saluran pembuangan pada kamar mandi atau elemen air lain di dalam hunian. Pipa umumnya terbuat dari carbon steel, carbon moly, ferro nickel, stainless steel, chrome moly, dan PVC.

7. Semen

Ini adalah jenis bahan bangunan paling penting dalam sebuah konstruksi. Bisa diibaratkan, tanpa kehadiran semen, sebuah bangunan tidak bisa berdiri. Semen juga memegang peranan vital dalam konstruksi bangunan, yaitu pembuatan pondasi yang kokoh. Semen terdiri dari 4 komponen, yaitu batu kapur, batu silika, tanah liat, dan pasir besi. 

Sebagai jenis bahan bangunan yang vital, memilih semen berkualitas sangatlah penting. Semen Tiga Roda adalah Master Semen Berkualitas yang paling tepat untuk konstruksi bangunan apapun. Bahan bangunan terbaik ini menawarkan berbagai jenis semen yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Hanya Semen Tiga Roda yang bisa penuhi kebutuhan konstruksi Anda!



Berita Lainnya