4 Cara Mudah Membuat Pot Bunga Minimalis Dari Beton

15 Juni 2020 | Gaya Hidup | 8366 views

 

Punya waktu lebih banyak di rumah membuat banyak orang gemar membuat sesuatu yang baru dari bahan-bahan di sekitar. Hobi DIY ini mulai muncul semenjak diberlakukannya himbauan pemerintah agar masyarakat di rumah saja. Hobi DIY ini sangat menguntungkan karena bisa membunuh rasa bosan dan jenuh selama berada di rumah, selain itu Anda juga bisa menciptakan sesuatu yang unik di rumah. Salah satu benda DIY yang mudah dibuat adalah pot bunga minimalis dari beton.

Pot bunga minimalis dari beton saat ini juga sedang tren di kalangan rumah-rumah modern karena dapat mengubah teras rumah menjadi lebih artsy dan sedap dipandang. Pot bunga minimalis dari beton ini bisa diisi dengan berbagai jenis tanaman hijau indoor ataupun outdoor. Hadirnya pot bunga minimalis dari beton ini juga dapat memberikan sentuhan industrial pada hunian Anda. Anda bisa membuat pot bunga minimalis dari beton dengan menggunakan langkah-langkah berikut!

1. Pilih cetakan yang tepat

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menyiapkan dua buah cetakan. Cetakan pertama untuk luar dan cetakan kedua untuk dalam. Bentuk dua cetakan tersebut harus sama persis namun memiliki ukuran yang berbeda. Anda harus memperhatikan selisih ukuran dua cetakan tersebut setidaknya tidak kurang dari 5 cm. Selisih cetakan dapat mempengaruhi ketebalan pot bunga.  

Misalnya saja bila Anda hendak membuat pot bunga dengan tinggi 60 cm, usahakan agar ketebalan pot bunga minimalis dari beton minimal 7,5 cm. Tinggi dan tebal ini saling berkaitan dan dapat mempengaruhi ketahanan pot. Beberapa jenis bahan yang dapat digunakan sebagai cetakan antara lain plastik, kardus, dan stainless steel.

2. Lapisi cetakan

Setelah Anda menyiapkan cetakan, maka selanjutnya adalah dengan melumuri cetakan dengan minyak mineral seperti bensin, solar atau minyak tanah. Ini bertujuan agar Anda mudah mengeluarkan pot dari cetakan nantinya. Akan lebih baik lagi jika cetakan terbuat dari kaca karena permukaannya tidak menyerap minyak. Ditambah lagi cetakan tidak akan rusak dan dapat digunakan lain waktu. 

3. Campurkan dengan beton dan tuang dalam cetakan

Campur beton di wadah atau ember yang tidak terpakai. Kemudian tuangkan beton yang Anda perlukan dalam wadah lain untuk mendapatkan adonan beton sesuai keinginan Anda. pastikan Anda memakai sarung tangan ketika mencampur adonan beton tersebut.

Letakkan beberapa batu di bagian dasar cetakan sebagai sarana drainase atau jalan keluar untuk air. Kemudian tuangkan adonan beton dalam cetakan. Anda bisa mulai menuang dari bagian dasar, lalu ratakan adonan dengan sekop kecil. Pastikan bagian dasar pot lebih tebal daripada dinding pot. Kemudian masukkan sisa adonan beton dalam ruang diantara dua cetakan. Tekan adonan dengan sekop untuk memastikan tidak ada udara sehingga ruang tersebut benar-benar diisi dengan adonan beton. Lakukan hal ini sampai semua adonan memenuhi area cetakan. 

4. Diamkan selama 2 hari

Bungkus cetakan beton dengan plastik kemudian diamkan selama 2 hari. Anda bisa memastikan apakah adonan sudah benar-benar sudah kering adalah dengan menggores permukaan menggunakan obeng atau pisau. Jika goresan itu membekas maka dipastikan jika pot belum kering. 

Setelah dijemur selama 2 hari lepaskan cetakan pot perlahan. Bersihkan pot dengan cara disikat menggunakan sikat bulu tebal. Diamkan pot selama kurang lebih 1 minggu. Anda bisa membuat warna pot lebih cerah mengusap permukaannya setiap hari menggunakan lap basah setiap hari. Voila! Pot bunga minimalis dari beton sudah siap diisi dengan berbagai tanaman.

 


Berita Lainnya