Jangan Remehkan Material Tanah

22 Mei 2018 | Gaya Hidup | 489 views

Hampir tiap daerah di Indonesia memiliki bata dengan ciri khasnya masing-masing. Masyarakat biasa menggunakan bahan ini sebagai material pembuat dinding. 

Batu bata terbuat dari tanah liat yang dibakar hingga berubah warna menjadi kemerahan. Seiring perkembangan teknologi, muncul banyak material pengganti yang dibuat dari bahan baru seperti gypsum. Munculnya material baru itu secara tidak langsung membuat pemanfaatan batu bata menurun. 

Di kalangan arsitek, material yang satu ini selalu menjadi bahan pembicaraan. Salah satu jenis batu bata yang digemarinya adalah Bata Karawang. Ya, berbicara mengenai bata, maka Sahabat Tiga Roda tidak dapat melewatkan begitu saja pembahasan mengenai jenis Bata Karawang. 


Bata ini cukup masyhur karena memiliki kandung lempung yang tinggi, sedangkan kandungan pasirnya justru lebih rendah. Bata Karawang dapat didesain dengan rongga di dalamnya. 

Penggunaan batu bata jenis ini dapat berfungsi untuk memperlancar sirkulasi udara sekaligus menjaga privasi. Penggunaan batu bata yang berongga juga dapat menciptakan efek bayangan dalam bangunan. 

Apakah Sahabat Tiga Roda tahu bahwa material batu bata juga dapat digunakan untuk meredam suara di dalam ruangan? 

Bata ekspose seringkali digunakan sebagai material dinding oleh perancang studio akustik. Sebetulnya bukan hanya mengendapkan suara, tetapi juga suara yang dihasilkan dalam studio akan lebih teratur.


Kelebihan lain yang dimiliki oleh material tanah dalam bentuk apapun adalah kemampuan mengeluarkan aroma tanah yang khas. Hal ini akan sangat terasa ketika hujan turun. Ketika titik hujan menyentuh tanah atau material tanah dalam hunian, seketika akan tercium aroma segar, ringan, dan menenangkan. 

Sahabat Tiga Roda tertarik memanfaatkan material ini?

Untuk ikut promo "Berburu Poin", silahkan login disini.

Berita Lainnya