Nyaman dengan Feng Shui

20 Februari 2018 | Gaya Hidup | 2128 views

Merancang interior sebuah ruang dan penataan furnitur ternyata tidak hanya fokus soal keindahan saja. Namun, mengubah tata letak furnitur dan menentukan desain interior yang tepat dapat meningkatkan suasana hati.

Demikian juga dalam Feng shui yang mengajarkan cara menciptakan lingkungan yang memiliki energi terbaik untuk mendukung aktivitas di dalam ruangan. Salah satunya melalui penataan letak pintu utama dalam rumah.

Dalam hal ini, Sahabat Tiga Roda perlu melakukan perhitungan tertentu dalam menentukan arah pintu utama sehingga mendapatkan memiliki energi terbaik.

Para ahli Feng Shui biasanya melakukan perhitungan yang disesuaikan dengan karakter personal penghuni yang didapatkan melalui tanggal lahir. Setelah itu, diperlukan data mengenai bentuk bangunannya termasuk arah hadap bangunan atau orientasi bangunan, yang dengan menggunakan Luo Pan atau kompas Feng shui.


Para ahli akan melakukan perhitungan yang mendetail setelah mendapatkan data tersebut. Perhitungan ini akan menghasilkan rekomendasi letak dan arah hadap pintu utama rumah. Selanjutnya, pemilik rumah akan direkomendasikan ukuran pintu utama yang sudah disesuaikan dengan perhitungan ilmu feng shui.

Yang perlu diperhatikan dalam peletakan pintu utama yakni perhitungan pola manusianya dan perhitungan pola bangunannya. Kemudian tugas konsultan feng shui adalah menyelaraskan penghuni dengan bangunannya.

Fungsi pintu rumah yang bagus adalah pintu yang mengakses QI (dibaca chi) untuk masuk ke dalam rumah, karena akan diserap oleh penghuninya. Sedangkan, QI yang jelek akan dibuang melalui ruang toilet, mengeluarkan, menyiram dan membersihkan diri di ruang ini.

Apabila toilet salah letak sehingga terletak di sektor bagus kepala keluarga, maka ini seperti makanan yang keluar pada jalur yang salah. Begitu juga bila pintu utama salah letak sehingga mengakses QI jelek, maka ini seperti memakan makanan yang berbakteri yang dapat menyebabkan sakit.


Warna dan material yang bagus untuk pintu adalah apabila terjadi keselarasan antar unsur-unsur tersebut. Dia mencontohkan rumah yang menghadap arah Timur memiliki unsur kayu. Oleh karena itu, pintu berbahan kayu sangat cocok jika berwarna hijau, biru, atau hitam.

Penghuni rumah selain memilih ukuran besar untuk pintu utama, juga memilih daun pintu yang berbentuk swing yang mengarah ke dalam rumah.

Penataan yang memberi kesan bagus, tetapi membuat atau memberikan efek negatif bagi penghuni, maka penataan tersebut disebut gagal secara Feng Shui. 

Kembali lagi desain harus sesuai dan memberi manfaat bagi penghuni. Bukan sebaliknya, mengingat penghuni adalah subjek desain, bukan objek desain.

Untuk ikut promo "Berburu Poin", silahkan login disini.

Berita Lainnya