Kiat Memilih Desainer Interior

13 Februari 2018 | Gaya Hidup | 1736 views

Sebenarnya sah-sah saja bila Sahabat Tiga Roda menata sendiri interior rumah dengan tujuan untuk menghemat anggaran. Namun, seringkali hasil penataan kurang jauh dari kata memuaskan.

Jadi, tidak ada salahnya jika Anda menggunakan jasa desainer interior untuk membantu mempercantik hunian. Alasan menghemat anggaran dengan tidak menggunakan jasa desainer interior tidak selamanya tepat. Justru dengan menggunakan jasa desainer interior Anda akan terhindar dari salah desain yang justru menyedot pengeluaran lebih banyak lagi.

Lalu, hal apa saja yang harus diperhatikan saat hendak menggunakan jasa desainer interior? Berikut lima kiat memilih desainer interior yang dapat Anda jadikan sebagai rujukan. 

1. Kebiasaan


Sebelum memutuskan menyewa jasa desainer interior, sebaiknya Anda mengenali lebih lanjut kebiasaan dan aktivitas para penghuni rumah. Misalnya, anggota keluarga memiliki kebiasaan untuk makan malam secara lesehan.

Dari kebiasaan tersebut desainer interior akan menata interior rumah Anda dengan tepat tanpa harus menghilangkan kebiasaan itu.

2. Gaya


Selain kebiasaan, hal lain yang perlu Anda identifikasi adalah selera gaya interior. Dengan mengetahui gaya interior yang diinginkan, desainer interior dapat menyesuaikan antara kebiasaan keluarga dan model hunian. Desainer interior yang baik adalah mereka yang dapat mengharmonisasikan antara keinginan klien dan kaidah penting dalam desain interior.

3. Portofolio


Saat mencari jasa desainer interior, Anda dapat melihat portofolio. Perhatikan karya desain interior yang sudah dibuat dan siapa saja yang pernah menjadi klien mereka. Melalui hal tersebut, Anda dapat mengukur jam terbang dan keapikan karya mereka.

4. Senior & Junior


Bila dihadapkan pada pilihan antara memilih jasa desainer interior senior atau junior, dapat dipastikan keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Desainer senior, umumnya memiliki banyak pengalaman sehingga lebih bijaksana dalam kerja sama. Mereka bakal lebih teliti dalam menentukan desain atau material yang hendak digunakan. Sementara itu, desainer junior lebih memiliki keberanian dalam mengeksplorasi desain.

Untuk ikut promo "Berburu Poin", silahkan login disini.

Berita Lainnya