Tips Rumah Yang Ramah Bagi Balita dan Anak-Anak

18 Juli 2017 | Gaya Hidup | 772 views

Menyediakan rumah yang nyaman dan juga aman adalah impian bagi setiap keluarga, khususnya orangtua yang memiliki anak-anak. Namun, imajinasi anak yang luar biasa dan rasa ingin tahunya yang besar terhadap lingkungan di sekitarnya terkadang bisa berbahaya bagi mereka meskipun sedang berada di dalam rumah. Karena itulah, orangtua yang cerdas harus memastikan setiap ruang di dalam rumah sudah cukup aman bagi ruang gerak anak-anak. Yuk kita simak beberapa tips membuat rumah yang aman bagi anak-anak, khususnya balita, di bawah ini!

1. Perabotan yang aman dan tidak bersudut tajam

Bagi keluarga yang memiliki anak-anak, khususnya balita yang sedang belajar berjalan. Kurangi jumlah barang pecah belah seperti pot keramik di area bermain anak. Selain itu, siasati berbagai perabotan bersudut lancip atau tajam dengan karet atau rubber untuk melindungi sudut tajam meja atau firnitur lainnya.

2. Gunakanlah alas yang lembut pada lantai tempat bermain anak

Alasi permukaan lantai dengan karpet kain atau karpet rubber untuk melindungi si kecil jika terjatuh saat bermain. Selain itu, pilihlah furnitur pelengkap yang berbahan empuk dan lembut, seperti sofa atau lemari kain.

3. Jaga kebersihan lantai

Rasa ingin tahu anak yang besar seringkali membuat mereka sering memasukkan berbagai macam benda dan makanan ke dalam mulutnya, tidak peduli meskipun benda-benda atau makanan tersebut sudah jatuh ke lantai. Karena itulah, lantai yang jadi area bermain haruslah di jaga kebersihannya. Jauhkan perkakas, aksesori, dan benda-benda kecil lainnya dari jangkauan anak untuk menghindari kemungkinan tertelan.  

4.      Jauhkan akses listrik dan berbagai cairan berbahaya dari jangkauan anak-anak

Buatlah saklar listrik atau stop kontak di tempat yang cukup tinggi sehingga sulit diakses oleh tangan anak. Apabila ada saklar listrik atau stop kontak yang terletak di bawah, lapisilah dengan tutup pelindung yang tidak mudah di buka anak-anak. Selain itu, simpanlah cairan-cairan berbahaya seperti cairan pembersih lantai atau sabun lainnya di tempat yang aman dan jauh dari area bermain anak untuk menghindari resiko  dimainkan atau diminum anak. 

5.      Batasi area bermain anak, khususnya yang berdekatan dengan tangga atau teras di lantai atas

Jika tempat bermain anak ada di lantai atas, batasi area bermain anak-anak tersebut dengan membuat “pagar” di tangga sehingga anak-anak tidak bisa naik turun sendiri. Selain itu, selalu tutup pintu menjadi akses ke teras atas sehingga mengurangi resiko anak-anak bermain di teras atas dan terjatuh. 

Itu dia beberapa tips membuat rumah yang aman dan ramah untuk anak-anak. Namun, terlepas dari tips di atas, pendampingan orangtua ketika anak-anak sedang bermain adalah yang terpenting untuk menjamin keamanan balita dan anak-anak di dalam maupun di luar rumah. 


Berita Lainnya