Rumah di Lahan Berkontur, Boleh Juga..!

16 Februari 2016 | Hunian Impian | 4103 views

Memiliki hunian di kawasan berkontur menjadi suatu pilihan masyarakat sekarang ini. Kondisi seperti ini memiliki keuntungan maupun kerugian tersendiri. Lalu bagaimana jika Sahabat Tiga Roda tertarik membeli atau membangun rumah di lahan berkontur?

Nah, perlu diperhatikan bahwa membangun di kawasan yang berkontur sebenarnya berisiko tinggi. Jika tidak di treatment dengan baik maka akan rawan longsor. Tapi jika Sahabat Tiga Roda ingin membeli atau membangun di kawasan berkontur, jangan langsung mundur ya, coba perhatikan dulu beberapa hal di bawah ini:

  • Pastikan Kondisi Fisik Kontur Tidak Rawan Longsor

Sahabat Tiga Roda harus meninjau lokasi dengan pendeteksian rawan tidaknya longsor. Hal ini dapat dilihat dari kondisi kemiringan tanah. Semakin curam kemiringan tanah, maka semakin besar potensi longsor yang akan terjadi. Disarankan kondisi ideal lahan dengan kemiringan maksimal 30°. Melebihi dari itu Sahabat Tiga Roda harus melakukan treatment khusus seperti penambahan turap, tiang panjang, atau pun borepile. Dengan penambahan treatment tersebut maka biaya yang akan dikeluarkan akan semakin banyak.

Alternatif yang lain dengan melakukan ‘Cut and Fill’ yaitu dengan memotong tebing yang tinggi dan mengisinya ke lahan yang lebih rendah sehingga mendapat kondisi yang ideal.

  • Perhatikan Arah Aliran Air

Membeli dan membangun di daerah aliran air tidak disarankan karena akan terjadi pengikatan banyak air, akibatnya tanah cenderung lembek dan mudah longsor. Apabila saat pembangunan diberi beban yang besar maka longsor dan pergeseran tanah pun akan terjadi. Oleh sebab itu, Sahabat Tiga Roda harus memilih lokasi yang jauh dari arah aliran air dan sebaiknya jangan memilih di bagian paling rendah dan curam.

Jika Sahabat Tiga Roda sudah membeli lahan di kawasan berkontur dan akan mulai membangun, maka hal-hal ini perlu dipertimbangkan terlebih dulu sebelum pengerjaannya dimulai:

  • Desain bangunan, termasuk ruangan apa saja yang dapat dibangun di atas tanah miring karena sangat mempengaruhi beban yang akan ditopang oleh pondasi.
  • Agar menciptakan rumah yang diinginkan, maka terlebih dahulu harus membuat gambar sehingga dapat melakukan koreksi dan penyesuain dengan lahan yang ada.
  • Letak pondasi harus benar-benar diperhatikan agar tidak terjadi kemungkinan longsor dan mudah roboh.
  • Pondasi harus dibuat rata dan tidak mengikuti kemiringan tanah.
  • Pondasi harus kuat dan tidak merusak struktur tanah.
  • Dapat melakukan pembuatan trap finishing lantai

Bagaimana Sahabat Tiga Roda? Sudah siap membeli rumah atau membangun di lahan berkontur? Selama treatment dan persiapan yang dilakukan baik, anda tidak perlu khawatir yaa.

Selamat menggapai hunian impian..!

Sumber: rumah.com & architectaria.com