Blog

Dapatkan artikel menarik dan tips-tips yang sangat berguna seputar bahan material bangunan rumah Semen Tiga Roda (Bahan Bangunan Rumah, Bahan Material Rumah, Bahan Bahan Bangunan, Material Bahan Bangunan, Material Bahan Rumah, Material Bangunan Rumah)

Kesalahan Penggunaan Pada Aplikasi Material Bahan Bangunan Semen

2,299 View

 Kesalahan Penggunaan Pada Aplikasi Material Bahan Bangunan Semen

Penyimpanan semen

Pada dasarnya salah-satu sifat semen adalah sangat mudah menyerap air / uap air / kelembaban udara di sekitarnya. Sedikit saja pada lingkungan berair, maka semen akan menyerapnya dan membuatnya menjadi mengeras dan tak dapat digunakan, Oleh karenanya, semen tidak boleh diletakkan langsung di atas permukaan tanah/lantai, sebaiknya diberi alas plastik, karton atau palet kayu.

Jenis semen yang tidak sesuai dengan peruntukan

Ada beberapa jenis semen yang diproduksi oleh pabrikan. Ada semen yang khusus dibuat agar tahan terhadap sulfat, contohnya semen yang digunakan untuk pembuatan saluran irigasi, dam, bendungan, bangunan tepi pantai, dsb.

Perbandingan komposisi yang tidak tepat

Adukan atau campuran antara semen dan pasir dibedakan menurut penggunaannya (lihat tabel Petunjuk Praktis Penggunaan Semen PCC). Sebagai contoh, perbandingan semen dan pasir untuk plesteran dinding adalah 1 : 7 s/d 8 dan untuk kamar mandi 1 : 3 s/d 5.

Apa%2BItu%2BSemen%2BInstan%2BGrand%2BMortar Kesalahan Penggunaan Pada Aplikasi Material Bahan Bangunan Semen

Pengerjaan yang tergesa-gesa

Dalam proses pengerjaan plesteran, dinding bata atau batako seharusnya dibasahi terlebih dahulu untuk menghindari timbulnya retak-retak akibat suhu panas dari bata atau batako yang diplester, karena suhu panas tersebut mencari celah keluar. Namun, proses ini sering diabaikan karena dianggap membuang waktu, memakan biaya dan boros air.

Pencampuran semen dan pasir tidak sempurna

Pada dasarnya campuran semen dan pasir harus merata terlebih duhulu sebelum ditambah air, namun sering dijumpai bahwa tukang menuang air sebelum campuran merata. Akibatnya, semen dan pasir tidak tercampur secara merata, sehingga ketika diaplikasikan ada bagian yang baik dan ada bagian yang tidak baik (lembek / mudah rontok).

Kualitas pasir tidak baik

Pasir yang mengandung tanah / tanah liat / lumpur menyebabkan pemakaian semen lebih boros dibandingkan dengan pasir yang bersih / bebas dari kandungan tanah / tanah liat / lumpur, misalnya pasir dari gunung berapi atau dari pantai yang sudah dicuci. Selain itu, adukan dengan pasir yang kurang baik dapat mengakibatkan daya rekat berkurang.

Demikian kesalahan penggunaan bangunan khususnya yang paling sering pada aplikasi material bahan bangunan semen. jika ada pertanyaan bisa disampaikan di form comment. Terima kasih.

Copyright (c) 2013-2014, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. - Sales & Marketing Division